Thursday, 16 October 2014

Etika Politik Dalam Perspektif Kristen


Etika merupakan pelajaran sistematis mengenai persoalan-persoalan yang paling utama dan terutama dari tindakan manusia (human conduct). Di dalamnya terkandung hal yang bersifat universal, yang membedakannya dengan sopan santun yang kebanyakan bersifat lokal (misalnya cium tangan/sujud, dll).
Ada dua kata kunci yang perlu dan tidak dapat dilepaskan dalam upaya memahami etika, yakni karakter dan kebiasaan. Di dalam kedua kata itulah termaktub pelbagai pengertian dan perumusan mengenai etika. Jika pengertiannya lebih menekankan pada tingkah laku manusia maka akan dikatakan etika itu adalah pengetahuan mengenai perilaku: ethics is the science of behaviour (Emil Bruner: The Divine of Imperative, 1947, P.83). Jika kecenderungannya pada nilai-nilai yang membentuk kepribadian (karakter), maka etika akan disebut sebagai ajaran menyangkut karakter manusia (doctrine of human character).
Tidak berbeda dengan pengertian di atas, Jongeneel, salah satu pakar Etika yang cukup dikenal di Indonesia, merumuskan bahwa etikka adalah ajaran yang baik dan yang buruk dalam pikiran, perkataan dan perbuatan manusia dan masyarakat (Jongeneel: Hukum Kemerdekaan I, 1980. h. 10). Hal itu lebih diperluas lagi oleh pakar lain yang mengatakan bahwa bukan hanya soal baik dan buruk, tetapi menyangkut persoalan benar dan salah. Apa yang baik di dalam semua tindakan baik? Apa yang buruk di dalam semua tindakan yang salah dan jahat? Apa yang benar dan apa yang membuat tindakan yang benar itu benar, apa yang salah dan apa yang membuat tindakan itu salah? Dan mengapa yang benar ditemukan dalam apa yang baik? (Niebuhr: Faith and Ethics, 1957. P.120).
Dalam pertanyaan-pertanyaan di atas sudah tergambar muatan yang sesungguhnya dari etika itu. Namun belumlah cukup. Satu perkataan lain yang sangat akrab di telinga manusia masih diperlukan, yakni: moral. Niebuhr dengan tandas mengatakan bahwa moral sangat memainkan peran dalam etika. Menurutnya, keberadaan moral (moral existence) merupakan keberadaan pribadi (personal existence). Masih menurut Niebuhr, dasar dari sebuah keputusan moral adalah hati (reason of heart) dari orang yang sungguh-sungguh. Pengutamaan moral itu bagi Niebuhr adalah juga disebabkan pemahamannya bahwa tidak ada alat yang lebih besar bagi penyamarataan kehidupan yang membuat manusia setara (equal), kecuali moral. Dalam relasinya dengan keagamaan, Niebuhr juga melihat kerusakan moral berkaitan dengan dosa, yang dari dimensi religius dikatakannya sebagai pemberontakan terhadap Allah dan upaya untuk menduduki secara paksa tempat atau kedudukan Allah. Kerusakan moral karena dosa., dari dimensi sosial adalah ketidakadilan.
Kata absolutisasi menjadi suatu pokok tersendiri untuk memasuki wilayah politik dari dimensi etika itu. Semua mengetahui dan mengakui bahwa tidak ada yang absolut di dunia ini. Satu yang tunggal, yakni Allah pencipta semesta itulah yang absolut. Jika kerusakan moral terjadi dan manusia mencoba dengan paksa untuk menduduki tempat (kedudukan) Allah, maka manusia membuat dirinya absolut, menjadi penafsir tunggal kebenaran atau hukum dan menjadi kebenaran dan hukum itu sendiri. Inilah yang disebut absolutisasi kebenarannya sendiri. Dan, di dalam proses manusia merebut paksa dan kemudian mempertahankan kedudukan yang dimiliki Allah itu, dimensi sosial akan menunjukkan kenyataan yang dipenuhi pelbagai ketidakadilan di segala bidang kehidupan.

Politik
Perkataan yang berasal dari kata Yunani, Po’lis diartikan kota (city). Dalam perkembangan berikutnya kota-kota memperluas dirinya atau menyatukan diri dan kemudian disebut Negara. Sebagai ilmu, politik merupakan analisa tentang pemerintahan, proses-proses di dalamnya, bentuk-bentuk organisasi, lembaga-lembaga dan tujuannya (William Ebenstein: Political Science, 1972. P.309). Dalam bentuk yang lebih operasional, politik merupakan pembuatan keputusan yang dilakukan masyarakat; suatu pengambilan keputusan kolektif atau pembuatan kebijakan-kebijakan publik (Joice & William Mitchel: Political Analysis and Public Policy, 1969 P.4).
Politik jelas akan berbicara tentang pengaturan menyangkut hajat hidup manusia, kepentingan masyarakat, termasuk kepentingan kelompok-kelompok di dalamnya. Dalam perspektif ini, kebutuhan mengenai peraturan, pengatur dan pelaksana (pemerintah) adalah sesuatu yang tidak tertolak. Dalam melaksanakan tugasnya, pemerintah pada tiap Negara jelas membutuhkan dan sekaligus akan mengeluarkan pelbagai kebijakan publik, sesuai dengan programnya. Berdasarkan kebijakan atau peraturan yang dikeluarkan itu, mujatan atau warna politik dari suatu pemerintahan akan terbaca.
Tidaklah salah jika dikatakan bahwa tiap kebijakan atau peraturan yang keluar dalam suatu Negara, merupakan produk politik dari rezim yang sedang berkuasa. Di sinilah titik krusial dari politik itu. Sebab, subjektivitas tidaklah dengan sendirinya hilang, bahkan sering dapat mencuat manakala kekuasaan membesar pada seseorang atau sekelompok orang. Paling tidak, para penguasa akan mempengaruhi rumusan dan muatan dari suatu kebijakan publik atau peraturan yang keluar pada masa pemerintahannya, baik itu mengenai ekonomi, hukum, lingkungan hidup, pendidikan dan lain sebagainya.
Dalam sejarahnya, sebagaimana asal kata itu, Yunani merupakan kiblat dari ilmu politik. Namun, sejarah juga tidak bisa mengabaikan kontribusi Yahudi dalam proses-proses politik itu sendiri. Gagasan-gagasan awal mengenai persaudaraan manusia (brotherhood of man) dan konsepsi tentang dunia yang satu (one world) sangat memberi inspirasi dalam lintas pemikiran politik. Banyak yang mengaitkan hal itu dengan lahirnya pemahaman monoteisme Alkitab, terutama Perjanjian Lama.
Dalam arus gagasan yang demikian, pemaknaan koinonia dari tri-tugas gereja, jelas memiliki kesejajaran dengan pengertian po’lis itu. Bedanya adalah fundamentalnya, antara persekutuan yang didasarkan keyakinan terhadap Yesus Kristus dan persekutuan yang diikat secara politis kebangsaan, kerajaan atau bentuk-bentuk lain. Inti makna yang dapat dilihat adalah bahwa po’lis atau politik itu adalah penataan kerhidupan sekelompok manusia ke arah yang mereka kehendaki.

Etika Politik
Arena politik merupakan ruang yang sangat memungkinkan bagi pemberlakuan syalom Kerajaan Allah, tetapi sekaligus juga menjadi wilayah yang sangat terbuka bagi terjadinya pemberontakan terhadap Allah. Absolutisme yang merupakan prerogative Allah semata dan tidak terbagi terhadap siapapun, ternyata dalam sejarah bisa ditarik dan diambil paksa oleh manusia. Namun, selalu ada konsekuensi dari sikap pemberontakan itu, yang selalu merugikan pihak manusia, termasuk orang-orang yang saleh.
Kita dapat melihat kekerasan hati Fir’aun (absolutisasi) yang berujung pada pemberontakan. Kita tidak disodorkan Alkitab jumlah korban, baik fisik material maupun jiwa. Hitler dengan keyakinan Arianisme (absolutisasi) mengakibatkan ratusan ribu nyawa melayang, termasuk orang-orang yang saleh. Termasuk juga diktator-diktator di Negara-negara berkembang yang memakan anak-anak bangsanya.
Etika politik sesungguhnya berbicara pada tataran nilai tentang Negara dan proses-proses yang manusiawi di dalamnya. Kesadaran tentang keberdosaan manusia dan kecenderungannya untuk menjadi ilah, membuka kesadaran perlunya batas-batas etis menyangkut proses dan perilaku politik dalam suatu negara. Karena itu politik tidak bisa dibiarkan berjalan begitu saja, hanya sekadar diurus orang-orang tertentu atau diserahkan kepada para politisi semata.
Lembaga-lembaga yang ada di dalam masyarakat, terutama kelompok-kelompok kepentingan, termasuk lembaga keagamaan, merupakan kekuatan tersendiri untuk mempengaruhi kebijakan publik atau keluarnya suatu peraturan. Lembaga-lembaga yang ada itu dapat mendengar dan menyalurkan pelbagai keprihatinan dan aspirasi yang ada di tengah-tengah sekelompok masyarakat untuk menekan penguasa memberi perhatian atau mengeluarkan kebijakan pada tuntutan masyarakat tersebut.
Keterlibatan politik secara kritis (critical engagement) dari lembaga-lembaga atau kelompok-kelompok kepentingan dalam masyarakat akan menjadi sarana dan alat yang sangat efektif untuk mengontrol segala tingkah pongah penguasa dan dengan itu batas-batas etis kekuasaan yang layak tetap terjaga. Upaya-upaya melakukan kritik, menekan pemerintah dan melakukan kontrol, jika dilakukan secara berkesinambungan dan terhormat, jelas akan membiasakan suatu bangsa atau negara hidup dalam keseimbangan yang terukur. Juga, pemerintah akan dididik untuk tunduk pada yang seharusnya.
Pendidikan politik suatu bangsa akan berjalan dengan baik di dalam dan melalui proses kesadaran kelompok-kelompok yang ada di dalam masyarakat untuk terus menerus membiasakan diri melakukan kritik dan kontrol terhadap proses politik yang sedang berjalan. Suatu bangsa atau negara, yang berjalan dalam situasi demikian, akan membiasakan dirinya terbuka dan siap melakukan perbaikan. Di samping itu, politik tidak akan menjadi suatu potret seram yang menakutkan, tetapi sesuatu yang wajar dan biasa-biasa saja. Kritik tidak akan dianggap sebagai ancaman, dan para pengritik tidak diperlakukan sebagai musuh.
Perubahan-perubahan yang dilakukan penguasa terhadap kebijakannya yang salah atas desakan masyarakat merupakan pendidikan politik yang paling baik. Dengan itu akan lahir kebiasaan-kebiasaan yang positif, yang pada akhirnya akan berujung pada suatu karakter politik yang terbuka dan mau berubah ke arah yang lebih baik dan maju. Kebiasaan-kebiasaan baik yang berjalan dalam pemerintahan itu, akan menjadi etika politik suatu bangsa.

Perspektif Alkitab
Usahakanlah kesejahteraan kota (baca: po’lis, politik)… dan berdoalah untuk kota (po’lis, politik) itu (Yer. 29:7). Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang, untuk raja-raja dan untuk semua pembesar, agar kita hidup tenang dan tentram dalam segala kesalehan dan kehormatan (1 Tim 2:1-2).
Gereja diutus ke dunia, ditugaskan ke dunia untuk menggenapkan firman Allah, memproklamasikan Injil Yesus Kristus (Mat 28:19-20, Mark 6:15, Luk 4:18-19) dan tidak diperintahkan untuk mencari sorga. Dalam bahasa realita kontekstual saat ini. Gereja diutus untuk menyampaikan kabar baik bagi orang-orang yang busung lapar, berita pembebasan bagi para buruh, nelayan, petani yang dijerat (menjadi tawanan) para pemodal, pendidikan bagi orang-orang pinggiran yang tersisihkan (buta) dan orang-orang tergusur (ditindas).
Semua yang di atas adalah muatan dan realitas politik yang sesungguhnya dan tidak ada satu pun yang dapat dilewatkan begitu saja. Lebih tandas lagi: mewujudkan Kerajaan Allah di dunia dalam naungan syalom-Nya. Untuk mewujudkan hal itu, Gereja tidak mungkin melepaskan diri dari persoalan-persoalan politik. Apalagi ciri dari syalom itu adalah: kesejahteraan, keadilan, kejujuran, kebenaran dan ketertiban, bagi seluruh ciptaan (integrity of creation).
Etika Alkitab yang dapat merembes ke seluruh bidang dan sendi kehidupan, termasuk ke dalam arena politik adalah: kudus dan bertanggungjawab. Prinsip-prinsip inilah yang sesungguhnya masih sangat kurang di dalam arena politik di Indonesia. Itu sebabnya, semua orang beragama, berurusan terus dengan agama dan bahkan fanatik beragama, tetapi korupsinya merajalela pada saat Gereja menggebu dan simultan harus membangun etika politik bangsa.

Wednesday, 15 October 2014

Script HTML Jam Analog

Silakan Copy paste :

1...

<embed src="http://nackvision.com/goodies/clocks/nackvision_timer06.swf" quality="high" width="300" height="300" name="calendar" align="middle" allowScriptAccess="sameDomain" type="application/x-shockwave-flash" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" /><br>


jam1.jpg

2..

<embed src="http://nackvision.com/goodies/clocks/nackvision_timer04.swf" quality="high" width="303" height="305" name="nackvision_timer04" align="middle" allowScriptAccess="sameDomain" type="application/x-shockwave-flash" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" /><br>


jam6.jpg

Script Jam Analog

Nah kita ketemu lagi nich.... smile
Pada hari ini saya pengen berbagi script html lagi yang berupa Jam Analog, buat pengen mencoba silahkan di COPAS aja ea... wink

jam1.jpg
 


jam2.jpg
 


jam3.jpg
 


jam4.jpg
 


jam5.jpg
 


jam6.jpg
 

Tuesday, 14 October 2014

Siapakah Michael Sang Penghulu Malaikat

MAKHLUK roh yang bernama Mikhael jarang disebutkan dalam Alkitab. Tetapi, setiap kali disebut, ia sedang melakukan tindakan tertentu. Dalam buku Daniel, Mikhael memerangi malaikat-malaikat yang fasik; dalam surat Yudas, ia berbantah dengan Setan; dan dalam Penyingkapan, ia berperang melawan si Iblis dan hantu-hantunya. Dengan membela pemerintahan Yehuwa dan memerangi musuh-musuh Allah, Mikhael hidup selaras dengan arti namanya—”Siapa Seperti Allah?” Tetapi, siapakah Mikhael itu?
Adakalanya, orang-orang dikenal dengan beberapa nama. Misalnya, sang patriark Yakub juga dikenal sebagai Israel, dan rasul Petrus dikenal sebagai Simon. (Kejadian 49:1, 2; Matius 10:2) Demikian pula, Alkitab menunjukkan bahwa Mikhael adalah nama lain untuk Yesus Kristus, sebelum dan setelah ia hidup di bumi. Mari kita bahas alasan dari kesimpulan itu berdasarkan Alkitab.
Penghulu Malaikat. Firman Allah menyebut Mikhael sebagai ”penghulu malaikat”. (Yudas 9) Sebutan itu berarti ”malaikat kepala”. Dalam Alkitab, ”penghulu malaikat” hanya ada dalam bentuk tunggal, tidak pernah jamak. Hal itu menyiratkan bahwa hanya ada satu malaikat seperti itu. Lagi pula, Yesus dikaitkan dengan kedudukan penghulu malaikat. Mengenai Tuan Yesus Kristus yang telah dibangkitkan,1 Tesalonika 4:16 mengatakan, ”Tuan sendiri akan turun dari surga dengan seruan yang kuat, dengan suara penghulu malaikat.” Suara Yesus digambarkan  sebagai suara penghulu malaikat. Karena itu, ayat ini menyiratkan bahwa Yesus itulah sang penghulu malaikat Mikhael.
Pemimpin Pasukan. Alkitab menyatakan bahwa ’Mikhael beserta malaikat-malaikatnya bertempur melawan naga beserta malaikat-malaikatnya’. (Penyingkapan 12:7) Maka, Mikhael adalah Pemimpin sepasukan malaikat yang setia. Buku Penyingkapan juga menggambarkan Yesus sebagai Pemimpin sepasukan malaikat yang setia. (Penyingkapan 19:14-16) Selain itu, rasul Paulus secara spesifik menyebutkan ”Tuan Yesus” dan ”malaikat-malaikatnya yang penuh kuasa”. (2 Tesalonika 1:7) Jadi, Alkitab menyebutkan baik Mikhael beserta ”malaikat-malaikatnya” maupun Yesus bersama ”malaikat-malaikatnya”. (Matius 13:41; 16:27; 24:31; 1 Petrus 3:22) Karena Firman Allah tidak pernah menunjukkan bahwa ada dua pasukan malaikat yang setia di surga—satu yang dikepalai oleh Mikhael dan satu lagi oleh Yesus—masuk akal untuk menyimpulkan bahwa Mikhael tidak lain adalah Yesus Kristus dalam tugasnya di surga. *

4 Malaikat Dalam Alkitab

4 Nama Malaikat Dalam Alkitab


Tahukah Anda ada berapa nama Malaikat dalam Alkitab? Jika kita membaca
Alkitab maka kita akan mengetahui bahwa ada 4 nama malaikat dalam Alkitab
yang bisa teridentifikasi yaitu: GABRIEL, MIKHAEL, LUSIFER (nama ini ada
dalam Alkitab bahasa Inggris seperti KJV-King James Version, dalam Alkitab
bahasa indonesia disebut Bintang Timur), dan ABADON / APOLION. Nah mari kita
perjelas satu per satu keempat nama malaikat ini.


GABRIEL

Gabriel memainkan peran dalam kisah kelahiran Yesus, dan juga sepupu Yesus,
yakni Yohanes Pembaptis yang usianya lebih tua 8 bulan dari Yesus. Lukas 1
mengisahkan tentang imam Zakharia, yang melihat malaikat di bait Allah.
Gabriel mengumumkan bahwa istri Zakharia, Elisabet, akan melahirkan
seorang anak laki-laki yang akan "Menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang
layak bagi-Nya." Zakharia yang sudah tua menjadi ragu-ragu, maka Gabriel
yang menyatakan bahwa ia "yang melayani Allah" (ay 19), menghukum Zakharia
menjadi bisu sampai bayi itu dilahirkan.

Gabriel mendatangi Maria di nazaret dan memberi tahu bahwa ia akan
melahirkan seorang anak, "Anak Allah Yang Mahatinggi" (ay 32). Maria
menjawab bahwa ia adalah seorang perawan, tetapi Gabriel berkata, "Roh
Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menanungi
engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak
Allah" (ay 35).

Gabriel menampakkan diri kepada Daniel dalam kitab Daniel sebagai penafsir
dari berbagai penglihatan Daniel yang misterius. (Dan 8:16; 9:21)


MIKHAEL

Ada beberapa Mikhael dalam Alkitab, tetapi hanya satu yang penting yaitu
Mikhael yang menjadi malaikat dengan jabatan Sang Penghulu Malaikat atau
semacam "Pemimpin malaikat atau kepala para malaikat." Nabi Daniel menyebut
dia lebih dari sekali sebagai "Pemimpin", Mikhael adalah malaikat pelindung
surgawi bagi umat/bangsa Israel (Dan 10:13,21; 12:1). Kitab Wahyu
menggambarkan sebuah peperangan pada akhir zaman, dengan Mikhael dan
malaikat-malaikatnya bertempur melawan Naga, Ular Tua, Setan/ Lucifer
dengan 1/3 para malaikat surga yang mejadi pemberontak mengikuti Lucifer
(12:4,7). Jadi Mikhael lebih terlihat perannya pada akhir zaman ini.


LUSIFER

Arti namanya yaitu "Pembawa terang". Ini disebutkan hanya sekali dalam PL,
dalam Yesaya 14:12-15:

How art thou fallen from heaven, O Lucifer, son of the morning! how art thou
cut down to the ground, which didst weaken the nations!

For thou hast said in thine heart, I will ascend into heaven, I will exalt
my throne above the stars of God: I will sit also upon the mount of the
congregation, in the sides of the north:

I will ascend above the heights of the clouds; I will be like the most High.

Yet thou shalt be brought down to hell, to the sides of the pit.

14:12 "Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera Fajar,
engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan
bangsa-bangsa!

14:13 Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit,
aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku
hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara.

14:14 Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang
Mahatinggi!

14:15 Sebaliknya, ke dalam dunia orang mati engkau diturunkan, ke tempat
yang paling dalam di liang kubur.

Para pembaca Alkitab dari berbagai generasi percaya bahwa Lucifer itu
dulunya adalah malaikat yang melayani Allah dengan pujian dan penyembahan,
tubuhnya dipercaya terdiri dari berbagai macam alat musik, ketika ia
bergerak, maka alat musik dalam tubuhnya berbunyi dengan indahnya, pada
mulanya ia memimpin para malaikat pemuji yang berada di sekitar takhta
Allah, namun kemudian ingin menjadi seperti Allah, hendak menyamai Yang
Maha Tinggi, dia seorang malaikat angkuh yang memberontak melawan Allah,
lalu dibuang dari surga ke bumi.

Dalam PB Paulus menyebutkan bahwa setan/Ular Tua/Naga/Singa yang
mengaum-aum "Menyamar sebagai malaikat Terang" (2 Kor 11:14). Dalam
suratnya kepada Timotius mengenai kualifikasi rohani bagi seorang pendeta,
Paulus menyatakan bahwa "Janganlah ia orang yang baru bertobat, agar jangan
ia menjadi sombong dan kena hukuman seperti yang terjadi pada Iblis" (I Tim
3:6).

Lusifer bersama para malaikat pengikutnya selalu berusaha mendakwa dan
menggoda anak-anak Tuhan, bahkan berusaha menghalangi pemberitaan injil
kerajaan Allah di bumi ini. Pada Masa Kerajaan Seribu Tahun, Lusifer
ditangkap dan diikat serta dilemparkan ke dalam jurang maut supaya ia
jangan menyesatkan bangsa-bangsa sebelum berakhir masa seribu tahun.
Setelah itu dia dilepaskan dan untuk terakhir kalinya akan pergi
menyesatkan bangsa-bangsa pada keempat penjuru bumi dan mengumpulkan
manusia yang berhasil disesatkan dan berperang melawan Allah dan
orang-orang kudusnya. Namun dikalahkan oleh Allah.

Akhirnya Lusifer/Iblis dan para malaikatnya akan dihukum selama-lamanya di
neraka yang kekal bersama orang-orang yang tidak beroleh keselamatan dalam
Yesus.


ABADON / APOLION

Dan raja yang memerintah mereka ialah malaikat jurang maut; namanya dalam
bahasa Ibrani ialah Abadon dan dalam bahasa Yunani ialah Apolion (Why 11:9)

Arti namanya ialah Kehancuran (Abadon) atau Penghancur/Pembinasa (destroyer-
Apolion)

Malaikat Jurang Maut ini memimpin para malaikat lain untuk menyiksa para
manusia yang tidak memakai meterai Allah di dahinya selama 5 bulan.

Rupa Abadon dan para malaikat ini dalam bentuk belalang-belalang seperti
kuda yang disipakan untuk peperangan, di atas kepala mereka ada sesuatu
yang menyerupai mahkota emas, dan muka mereka sama seperti muka manusia,
rambut seperti rambut perempuan, gigi seperti singa, dada seperti baju
zirah, bunyi sayap mereka seperti bunyi kereta yang ditarik banyak kuda,
yang sedang lari ke medan peperangan, ekornya seperti kalajengking dan ada
sengatnya, di dalam ekor mereka terdapat kuasa untuk menyakiti manusia lima
bulan lamanya.


Peristiwa ini terjadi pada akhir zaman ketika malaikat meniupkan sangkakala
ke lima. Para Malaikat ini hanya menyiksa tetapi tidak mencabut nyawa
manusia pada 7 tahun masa kesusahan di akhir zaman nanti.

10 Malaikat Paling terkenal


Malaikat sering digambarkan sebagai mahluk supranatural atau roh berwujud manusia bersayap, muncul di berbagai agama dan mitologi. Malaikat-malaikat yang dikenal dunia-pun sangat banyak dimulai dari malaikat biasa (angel) hingga malaikat terpenting (archangel). Berikut 10 malaikat paling terkenal di dunia.
Anda mungkin sudah tahu bahwa kata "el" pada malaikat melambangkan Tuhan. Tetapi tahukah Anda kalau ada versi lebih feminim yang dikenal dengan Archeia? Contohnya adalah malaikat Michael dapat disebut dengan Mikaela, Uriel dengan Aurora dan seterusnya.
10. Sandalphon - "Ia yang Mengenakan Sandal"
malaikat sandalphon
Mungkin Anda akan merasa arti nama dari Sandalphon cukup unik, hal ini karena tidak ada arti jelas mengenai apa makna sebenarnya dari nama Sandalphon. Ada yang mengatakan namanya melambangkan "hubungan", "kebersamaan", "saudara". Tapi kemudian muncul kesimpulan lain juga dari kata Yunani, "Ia yang Mengenakan Sandal" dari namanya. Namanya yang melambangkan "hubungan" atau "saudara" mungkin menyebutkan hubungan dengan saudaranya, yaitu Metatron (Salah satu malaikat utama atau archangel). Tugas Sandalphon adalah membawa Doa manusia ke Tuhan, oleh karena itu ia digambarkan sebagai malaikat yang sangat tinggi, dari bumi ke Surga.
Hanya ada 2 archangel yang namanya tidak berakhir dengan "el", yaitu Sandalphon dan saudara kembarnya Metatron yang juga adalah malaikat utama (archangel). Kedua saudara kembar ini diketahui merupakan satu-satunya Archangel yang pada awalnya adalah manusia. Dimana Sandalphon adalah Elijah (peramal pada zaman Israel) dan Metatron adalah Enoch (keturunan Adam, kakek buyut Noah, orang yang bijak). Karena perbuatannya di Dunia, Tuhan memperbolehkan mereka untuk melanjutkan pekerjaan mereka di Surga. Pada saat dirinya pergi ke Surga, ia dibawa oleh kereta berapi dengan 2 kuda api yang disertai angin kencang.
9. Raziel - "Rahasia Tuhan"
malaikat raziel
Seperti namanya, Raziel merupakan malaikat yang melambangkan misteri dan kerahasiaan. Ada sebuah legenda yang mengatakan bahwa Raziel pernah mengarang sebuah buku yang berisikan pengetahuan Surgawi dan Duniawi. Saat Raziel mencoba memberikan bukunya ini ke Adam, ada malaikat lain yang iri dan mencuri bukunya, kemudian membuangnya ke lautan.
Uniknya, buku ini kemudian ditemukan oleh Rahab (wanita Yerikho yang membantu Israel menguasi kota-kota), kemudian diturunkan ke Enoch (keturunan Adam, kakek buyut Noah), menjadi kepemilikan Noah (yang belajar bagaimana membuat bahtera), dan berakhir di Solomon (memperbolehkannya menguasai para iblis). Jika dilihat dari struktur pewarisan buku Raziel, semuanya adalah orang-orang besar yang terkenal. Ada yang mengatakan bahwa Raziel sampai sekarang masih berdiri di gunung Horeb (Gunung di mana 10 Firman Tuhan diberikan) memegang semua rahasia yang belum diketahui umat manusia.
8. Zadkiel/Tzadkiel (Amethystia) - "Kebenaran Tuhan"
malaikat zadkiel
Merupakan malaikat utama (archangel) yang melambangkan kebebasan, kebajikan, pengampunan dan  Malaikat Pelindung bagi para Pengampun. Sama seperti Kamael (nomor 7), ia memiliki banyak nama, yaitu Sachiel, Zedekiel, Zadakiel, Tzadkiel, Zedekul dan Hesediel. Ia dipercaya dunia sebagai Malaikat Pengampunan. Salah satu peran yang paling terlihat dari Zadkiel adalah saat ia menahan tangan Abraham, waktu Abraham ingin mengorbankan anaknya, Isaac. Mungkin karena inilah ia sering digambarkan bersamaan dengan pisau.
Zadkiel merupakan malaikat yang berada di bawah kepemimpinan Michael sebagai kepala dari malaikat utama saat memasuki perperangan dan sering dikaitkan dengan warna ungu.
7. Khamael/Chamuel/Camael (Seraphina) - "Ia yang mencari Tuhan"
malaikat khamael
Ada 2 penyebab mengapa malaikat ini merupakan salah satu malaikat paling terkenal di dunia. Hal ini disebabkan karena namanya yang sering di salahartikan dengan "Samael" (nomor 6) dan alasan keduanya adalah karena ia memiliki banyak nama seperti Chamuel, Camael, Jahoel, Seraphiel atau Shemue. Ia merupakan archangel atau malaikat utama yang melambangkan cinta sejati, karir, kedamaian dan tujuan hidup, tapi karena namanya sering disamakan dengan Samael, ia lebih sering diartikan sebagai Malaikat Kematian padahal itu salah.
Sayangnya, namanya tidak dikenal oleh Gereja Katholik karena keputusan Vatican yang melarang nama -nama penyebutan nama malaikat yang tidak muncul di Alkitab. Walaupun begitu, nama Camael masih dikenal di dunia dan ia dipercaya sebagai kekuatan yang mengusir Adam dari Taman Eden.
6. Samael - "Raja dari Yang Jahat"
malaikat samael
Menurut mitologi yang tersebar di Palestina Kuno, Samael adalah malaikat yang digambarkan sebagai sosok yang jahat namun juga baik. Hal ini karena ia merupakan malaikat yang bekerja di bawah Tuhan namun memiliki peran sebagai Malaikat Kematian. Salah satu penyebab mengapa namanya masuk ke dalam daftar paling terkenal ini adalah karena ia dipercaya merupakan nama lain dari Lucifer, namun ada kepercayaan lain bahwa ia merupakan wujud yang berbeda dari Lucifer. Ia dipercaya sebagai penguasa Surga tingkat ke-5 dan tinggal di Surga tingkat ke-7.
Ada kisah menarik di Palestina Kuno yang mengatakan bahwa Adam memiliki istri lain bernama Lilith, karena pertengkarannya dengan Adam, ia diusir dari taman Eden. Lilith kemudian menjadi istri Samael dan melahirkan pasukan-pasukan Iblis.
5. Uriel (Aurora) - "Tuhan adalah Cahayaku"
malaikat uriel
Merupakan malaikat  yang dikenal sebagai Penjaga Matahari, Penguasa atas Hades, dan perannya yang paling dikenal adalah Malaikat Penyelamat. Menyerupai Michael, ia digambarkan sebagai malaikat yang memegang pedang berapi, hanya saja digambarkan bersamaan dengan Eden. Hal ini karena Uriel dipercaya merupakan roh yang berdiri di gerbang taman Eden dengan pedang apinya.
Menurut kepercayaan, beberapa peran Uriel adalah saat ia mengabarkan Noah mengenai Air Bah yang akan datang, membawa pengetahuan akan kimia (alkimiat) ke dunia, dan memberikan Kabbalah  (tradisi mistis Ibrani) ke umat manusia.
4. Raphael (Mareia) - "Tuhan Sembuhkan"
malaikat raphael
Raphael merupakan malaikat paling menawan  dan oleh karena itu ia sering sekali terlihat dalam gambar-gambar aliran Barat. Ia merupakan archangel atau malaikat utama yang bertugas untuk memperbaiki Bumi, memberikan petunjuk bagi pengelana, pelindung kaum muda. Dalam literatur ia disebut-sebut sebagai malaikat yang pernah makan bersama degan Adam dan Eve di Eden.
Di agama Islam, Raphael memiliki nama "Israfil"/"Israfel" yang dipercaya bertanggung jawab untuk memberitahukan mengenai kabar hari Kiamat dengan meniupkan sebuah trompet, yang dimana akan ditiupkan sebanyak 3 kali. Pertama memberikan sinyal akhir dari hari terakhir, kedua merupakan sinyal kematian bagi semua mahluk hidup termasuk malaikat, iblis dan manusia. Tiupan ketiga adalah pada saat semua jiwa berkumpul untuk Hari Penghakiman. Sampai sekarang Raphael masih menahan napasnya untuk meniup trompet tersebut sampai saat dimana Tuhan memerintahkannya.
3. Gabriel (Annunciata) - "Tuhan adalah Kekuatanku"
malaikat gabriel
Dalam legenda Yahudi, Gabriel dikatakan merupakan malaikat yang membelah Laut Merah agar kaum Ibrani dapat kabur dari pasukan Firaun. Dalam Islam, ia dipercaya sebagai malaikat yang mengantar qur'an ke Muhammad. Sering digambarkan sebagai sosok manusia dengan rambut panjang dan sayap yang penuh warna serta memegang tongkat atau bunga lily. Gabriel merupakan satu-satunya malaikat yang sering digambarkan dalam bentuk wanita di seni dan literatur.
Ia merupakan salah satu dari 3 malaikat yang dipercaya oleh Tuhan untuk mengatur ketertiban dan hal-hal lainnya di kalangan para Alam Malaikat. 2 malaikat lainnya adalah Lucifer dan Michael. Ia merupakan malaikat yang telah membawa banyak jiwa untuk bertemu dengan Tuhan, karena itu merupakan bagian dari tugasnya.
2. Lucifer - "Pembawa Cahaya"
Malaikat Lucifer
Beberapa dari Anda mungkin bingung mengapa nama Lucifer dimasukkan ke dalam daftar malaikat. Hal ini disebabkan karena Lucifer pada awalnya merupakan salah satu malaikat paling utama, bahkan paling dekat dengan Tuhan. Tuhan membentuk Lucifer sedemikian rupa hingga ia dikatakan paling indah di antara malaikat lainnya. Sayangnya hal ini justru membuat Lucifer terlalu bangga (pride) akan dirinya dan ingin menguasai semuanya dengan membuat malaikat lainnya berbuat dosa. Pada akhirnya ia dan 1/3 malaikat Surga lainnya dikalahkan oleh Archangel Michael. Walaupun ia adalah fallen angel, tetapi namanya masih sangat sering terdengar di berbagai belahan dunia.
Banyak yang mengatakan bahwa begitu ia diusir dari Surga, namanya diubah menjadi Satan. Pada saat ia masih di Surga, ia memegang dosa kebanggaan (pride) dari 7 dosa mematikan (7 deadly sins), begitu ia diusir dan mengganti namanya menjadi Satan, ia sangat marah dan memegang dosa lainnya yaitu kemarahan (wrath). Nama Lucifer sendiri memiliki arti "Pembawa Cahaya."
1. Michael (Mikaela) - "Menyerupai Tuhan"
malaikat michael
Seberapa sering Anda mendengar nama Michael? nama Michael adalah nama dari malaikat paling dikenal di dunia. Ia merupakan archangels atau malaikat utama yang disebut-sebut sebagai malaikat yang mengusir Lucifer dan 1/3 malaikat lainnya dari Surga, saat Lucifer memulai dosanya. Disebut juga sebagai malaikat paling pertama yang diciptakan, walaupun sebenarnya itu tidak benar (Lihat di paling bawah). Salah satu penyebab mengapa namanya sangat dikenal adalah karena ia muncul di 3 agama, yaitu Kristen, Islam dan Katholik.
Ia dipercaya oleh Tuhan dengan kekuatan pelindung, keberanian, kekuatan, kejujuran dan integritas. Ia juga sering digambarkan sebagai malaikat yang membawa pedang berapi untuk melawan mahluk-mahuk jahat termasuk Satan. Dalam Ibrani, Michael memiliki arti "menyerupai Tuhan" dan dipercaya sebagai malaikat yang mengajarkan Adam mengenai kekeluargaan dan bertani.
--
Ada pertanyaan siapakah malaikat yang paling pertama diciptakan Tuhan? Lucifer atau Michael? Hal ini tidak dapat dikatakan dengan jelas, karena Tuhan menciptakan semua malaikat secara bersamaan. Anda dapat melihatnya di kitab Mazmur 148:5.
Pertanyaan lain mempertanyakan siapakah malaikat yang pertama kali terjatuh ke dosa (fallen angel)? Malaikat yang paling pertama terjatuh ke dosa adalah Belial. Ia juga-lah yang menggoda Lucifer untuk memberontak terhadap Tuhan, hal ini karena Belial sangat mencintai Lucifer melebihi Tuhan.